Home Blog Page 4

PEMKAB SBB SECARA RESMI AJUKAN RANPERDA CADANGAN PANGAN

0

KAIRATU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) secara resmi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Jumat (26/11/2025) di Ruang Paripurna DPRD Sementara Kairatu.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD SBB, Andy H. Koly dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota DPRD, Wakil Bupati Selfinus Kainama dan pimpinan perangkat daerah linngkup Pemerintah Kabupaten SBB.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama membacakan pidato Bupati yang menegaskan bahwa penyusunan Ranperda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan serta memastikan tersedianya pangan yang aman, cukup, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Ranperda tersebut juga menjadi bagian dari agenda prioritas pembentukan regulasi daerah dalam masa sidang tahun 2025.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa persoalan pangan telah menjadi isu strategis global yang membutuhkan penanganan serius di tingkat daerah. Ia menekankan bahwa cadangan pangan pemerintah berfungsi sebagai instrumen vital dalam menghadapi gejolak harga, bencana, maupun kondisi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama membacakan pidato dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat (28/11/2025)

“Ketahanan pangan merupakan sistem terpadu yang meliputi ketersediaan, keterjangkauan, distribusi, serta keamanan pangan. Karena itu, pengaturan cadangan pangan melalui peraturan daerah menjadi keharusan agar pengelolaannya lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Kainama.

Pemerintah daerah dalam nota penjelasannya menegaskan bahwa Ranperda ini merupakan amanat Pasal 20 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, yang mewajibkan pemerintah daerah menyediakan cadangan pangan sebagai langkah antisipasi atas risiko kekurangan pangan serta untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan.

Lebih lanjut dijelaskan, lemahnya cadangan pangan dapat berdampak luas terhadap kondisi ekonomi, sosial, maupun politik daerah. Oleh karena itu, arah kebijakan pangan nasional dan daerah menuntut penguatan produksi, diversifikasi pangan lokal, perbaikan sistem logistik, serta pengembangan sumber pangan alternatif.

Rapat Paripurna ini menjadi bagian penting dari rangkaian penyusunan regulasi daerah yang telah dijadwalkan untuk tahun 2025. Pemerintah Kabupaten SBB berharap perangkat daerah dan Tim Asistensi dapat aktif mengikuti tahapan pembahasan hingga Ranperda ini ditetapkan.

“Masih ada beberapa tahapan yang harus ditempuh sebelum Ranperda ini disahkan. Kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif agar proses pembentukan peraturan daerah berjalan lancar,” tutur Wakil Bupati.

Dengan penyampaian Ranperda ini, Pemerintah Kabupaten SBB berkomitmen memperkuat sistem ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan, menyediakan instrumen hukum yang memadai, serta memastikan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara merata, aman, dan terjangkau. (Diskominfo SBB)

MENDAGRI TUTUP KUNJUNGAN KERJA DENGAN RAKOR KEPALA DAERAH SE-MALUKU

0

AMBON – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Maluku selama tiga hari dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur serta seluruh Bupati dan Walikota se-Provinsi Maluku, Kamis (27/11/2025).

Mendagri hadir didampingi Ibu Tri Suswati, Ketua TP-PKK Pusat, yang sebelumnya menyelesaikan kunjungan kerja ke Pulau Banda. Rakor digelar di ruang VIP Bandara Pattimura Ambon, membahas isu strategis seperti pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi, penyerapan anggaran 2025, persiapan Natal dan Tahun Baru, serta program prioritas lainnya.

Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, memaparkan kondisi inflasi dan strategi pengendalian harga di wilayahnya.

“Laju inflasi di Kabupaten Seram Bagian Barat cenderung stabil. Kami menjadi daerah penyangga bagi Kota Ambon sebagai kota IHK (Indeks Harga Konsumen), dengan acuan Indeks Perkembangan Harga (IPH),” ujar Bupati.

Bupati SBB Asri Arman mengikuti Rapat Koordinasi bersama Mendagri Tito Karnavian, Kamis (27/11/2025)

Hingga minggu ketiga November, IPH SBB tercatat rendah dan terkendali, yakni 0,78 persen menurut Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Bupati juga menekankan kesiapan menghadapi risiko inflasi yang dipengaruhi pasokan dari luar daerah.

“Saya telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjalankan strategi 4 K: ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” jelasnya.

Mengenai penyerapan anggaran, Asri Arman menyampaikan, “Per 27 November 2025, realisasi pendapatan daerah tercatat 96,41 persen, sementara realisasi belanja daerah 74,17 persen. Kami melakukan pembayaran pekerjaan per termin sesuai kemajuan fisik, monitoring mingguan APBD, dan rapat pimpinan OPD setiap Senin untuk memastikan kelancaran penyerapan anggaran.”

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi capaian pengendalian inflasi di Maluku yang tetap terkendali dalam Rapat Koordinasi bersama Gubernur dan Bupati/Walikota se-Provinsi Maluku, Kamis (27/11/2025)

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi capaian pengendalian inflasi di Maluku yang tetap terkendali di angka 2,30 persen year-on-year (yoy). Ia menegaskan, sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah laut yang luas, tantangan distribusi dan transportasi barang sangat kompleks, sehingga pencapaian ini layak diapresiasi dan dipertahankan.

Selain itu, Tito mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Maluku. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2025, pertumbuhan ekonomi triwulan III meningkat menjadi 4,31 persen yoy dari 3,39 persen triwulan II-2025.

“Saya menginstruksikan seluruh Kepala Daerah untuk mengevaluasi realisasi APBD agar sesuai rencana, karena kondisi perekonomian daerah berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Mendagri.

Rakor ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat Maluku. (Diskominfo SBB)

SBB EKSPOR PALA DAN CENGKEH KE VIETNAM

0

AMBON-Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali mencatat kemajuan dalam pengembangan potensi ekonomi daerah melalui pelaksanaan ekspor perdana komoditas rempah-rempah berupa pala dan cengkeh. Kegiatan ekspor tersebut dilakukan oleh PT Sinar Hijau Venture (SHV), anak perusahaan dari CV Venture Abadi, pada Kamis (27/11/2025), dengan negara tujuan Vietnam.

Direktur PT Sinar Hijau Venture, Dessy Yuliana, menjelaskan bahwa ekspor tahap awal ini menempuh volume sebesar 7,2 ton, yang terdiri atas 5,2 ton biji pala, 1,6 ton cengkeh, serta 0,4 ton fuli pala. Seluruh komoditas tersebut dihimpun dari para petani di Kecamatan Huamual, Huamual Belakang, hingga Taniwel.

“Kami adalah social enterprise yang bertujuan menciptakan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan, kami tidak hanya membeli, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” ungkap Dessy.

Ia menambahkan, PT SHV telah aktif beroperasi di Kabupaten Seram Bagian Barat sejak tahun 2022 dan saat ini telah menjalin kerja sama dengan 11 kelompok tani. Kerja sama tersebut meliputi pembekalan keterampilan pengolahan hasil komoditas agar memiliki nilai tambah. Selain itu, pihak perusahaan juga tengah menjajaki pengembangan produk turunan inovatif, seperti minyak kenari.

Sekretaris Daerah SBB saat membawakan sambutan pada kegiatan ekspor perdana pala dan cengkeh ke Vietnam, Kamis (27/11/2025)

Ekspor perdana ini menjadi momen penting yang menandai keberhasilan sinergi antara petani lokal, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), aparatur pemerintah, serta sektor swasta. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa produk unggulan daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional.

Pengiriman tahap pertama dilakukan melalui Pelabuhan Kontainer Yos Sudarso dan mempertegas potensi hasil produksi KUPS yang berada di bawah binaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Seram Bagian Barat. Kepala UPTD KPH SBB, Fence Purimahua, menyampaikan bahwa capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan kualitas produk.

Keberhasilan ekspor ini, menurutnya, menjadi pemicu semangat bagi para petani untuk menjaga mutu dan kontinuitas produksi, sehingga volume pengiriman ke depan dapat terus meningkat dan melibatkan lebih banyak kelompok produsen. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan kehutanan berkelanjutan yang menitikberatkan pada hutan lestari dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekda SBB bersama PT Sinar Hijau Venture (SHV) dan tamu undangan lainnya pada Kamis (27/11/2025), dalam proses peninjauan ekspor perdana komoditas rempah-rempah, berupa Pala dan Cengkeh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, Leverne A. Tuasuun, turut hadir dan secara simbolis melepas pengiriman ekspor perdana tersebut. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya selaku perwakilan pemerintah SBB, menyampaikan apresiasi serta dukungan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berperan dalam keberhasilan ekspor ini,” ujar Sekda.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan kesinambungan ekspor. “Kami berharap ekspor ini dapat berjalan secara konsisten dan harus terus ditingkatkan, baik secara kuantitas maupun kualitas produk, untuk itu rutinitas produksi adalah kunci utama agar pabrik di negara tujuan dapat menerima pasokan secara berkelanjutan, tidak hanya pada musim panen tertentu,” tambah beliau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Yahya Kotta serta Kepala Seksi Wilayah I Balai Perhutanan Sosial Maluku Lilian Komaling.

Pemerintah Kabupaten SBB memandang keberhasilan ekspor perdana ini sebagai dasar penguatan kebijakan pembangunan berbasis potensi unggulan daerah. Ke depan, Pemerintah Kabupaten SBB berkomitmen untuk terus mendorong sinergi lintas sektor, memperkuat pembinaan kepada petani dan kelompok usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas, sehingga sumber daya lokal dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. (Diskominfo SBB)

KUA-PPAS 2026 : PEMKAB SBB DAN DPRD SEPAKATI ARAH KEBIJAKAN ANGGARAN DAERAH

0

KAIRATU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus mengupayakan peningkatan kualitas perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran daerah melalui Rapat Paripurna DPRD terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan  Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Gedung DPRD SBB, Rabu (26/11/2025).

Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Leverne A. Tuasuun memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas pembahasan yang telah dilakukan secara mendalam dan konstruktif bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Catatan-catatan kritis DPRD selama proses pembahasan akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas beliau.

Bupati juga menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi akibat penyesuaian alokasi transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memastikan program-program prioritas dapat berjalan demi menjaga keberlanjutan pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten SBB Leverne A. Tuasuun membacakan pidato Bupati Seram Bagian Barat dalam kegiatan Rapat Paripurna DPRD terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Hal lain yang disampaikan juga bahwa kesepakatan KUA-PPAS 2026 menjadi dasar penting bagi perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja anggaran yang nantinya tertuang dalam Rancangan APBD 2026, sebelum kembali dibahas bersama DPRD.

“Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yang akan dibahas bersama diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga kepentingan masyarakat dapat terlayani dan pembangunan daerah dapat berlangsung maksimal,” ujar Bupati.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

“Mari bergandeng tangan menyatukan gerak langkah demi memajukan daerah ini dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat,” tutup beliau.

Rapat Paripurna ini menandai langkah penting dalam membangun keselarasan kebijakan antara eksekutif dan legislatif, sekaligus memastikan arah pembangunan Kabupaten Seram Bagian Barat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat juga menegaskan bahwa setiap kebijakan anggaran yang disusun akan terus diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan efektivitas pembangunan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Diskominfo SBB)

PEMKAB SBB TETAPKAN PRIORITAS ANGGARAN 2026 DI PARIPURNA KUA–PPAS

0

KAIRATU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menegaskan kembali arah pembangunan yang berorientasi pada tata kelola anggaran yang transparan dan terukur melalui Rapat Paripurna Penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Senin, (24/11/2025). Agenda penting ini dipimpin oleh Ketua DPRD SBB, Andrias Hengky Kolly, dan berlangsung di Kantor Sementara DPRD di Kecamatan Kairatu.

Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, hadir bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memperlihatkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam memastikan tahapan perencanaan keuangan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas. Kehadiran seluruh unsur OPD juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi menyeluruh dalam menyusun kebijakan fiskal daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman menyampaikan apresiasi kepada DPRD SBB atas terselenggaranya rapat tersebut. Ia menegaskan bahwa pembahasan KUA–PPAS bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, konsistensi perencanaan lintas OPD menjadi fondasi dalam menyiapkan program pembangunan daerah yang lebih efektif pada tahun 2026.

Bupati menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang mampu mencerminkan visi pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

Rangkaian paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen KUA–PPAS 2026. Bupati Asri Arman, didampingi Wakil Bupati Selfinus Kainama, menyerahkan dokumen tersebut kepada Ketua DPRD Andrias Hengky Kolly dan Wakil Ketua DPRD Abdul Rauf Latulumamina untuk dibahas lebih mendalam bersama fraksi-fraksi dan alat kelengkapan dewan.

Melalui agenda ini, Pemkab SBB menegaskan tekad memperkuat sinergi dengan DPRD serta berkomitmen menghadirkan perencanaan anggaran yang lebih responsif, kredibel, dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo SBB)

PEMKAB SBB PERKUAT KOLABORASI NASIONAL UNTUK PERCEPATAN PENGENTASAN ATS

0

PIRU-Workshop Pendidikan bertema “Pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dalam Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun” yang berlangsung di Hotel Amboina, Kota Piru, resmi digelar pada Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Anggota DPR RI asal Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends dan menghadirkan sejumlah pejabat dari pusat maupun daerah.

Workshop tersebut dihadiri Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang diwakili Widya Prada Ahli Utama, Purwadi Sutanto, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Sarlota Singerin, serta para pimpinan sekolah SD, SMP, hingga SMA/SMK. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten SBB, Leverne Alvin Tuasuun, hadir mewakili Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman menegaskan bahwa pengentasan ATS merupakan pekerjaan bersama yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut agenda ini sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten SBB, yaitu “Mewujudkan SDM unggul, sejahtera, dan berbudaya”, di mana sektor pendidikan ditempatkan sebagai prioritas utama.

“Fenomena ATS menjadi tantangan serius, terutama di wilayah kepulauan seperti Seram Bagian Barat. Karena itu, penanganan ATS tidak bisa hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi melalui pendekatan sosial, budaya, dan sinergi lintas sektor,” ujar Bupati Asri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda.

Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun hadir mewakili Bupati Seram Bagian Barat dalam kegiatan Workshop Pendidikan, Minggu (23/11/2025).

Bupati juga menjelaskan sejumlah langkah strategis yang telah ditempuh Pemkab SBB, antara lain peningkatan akses pendidikan di wilayah terpencil, penyediaan beasiswa dan bantuan pendidikan daerah, memperkuat peran pemerintah desa dan pengawas sekolah dalam menemukan data ATS, serta koordinasi berkelanjutan untuk memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang layak.

Sementara itu, Anggota DPR RI Mercy Chriesty Barends menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian penting dalam mendorong efektivitas kebijakan nasional terkait penanganan ATS dan APS. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat intervensi di lapangan agar tidak ada anak yang tertinggal dari layanan pendidikan.

“Persoalan ATS bukan sekadar masalah teknis pendidikan. Ini menyangkut kondisi sosial, budaya, hingga aksesibilitas. Karena itu, pemerintah daerah harus memperkuat kolaborasi di tingkat lokal,” tegas beliau.

Barends juga menyoroti penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang sementara berlangsung di Kabupaten SBB. Ia memberikan peringatan tegas agar tidak ada pihak mana pun melakukan pemotongan dana.

“Saya menghimbau kepada pihak sekolah maupun bank penyalur agar tidak memotong dana sepeser pun dengan alasan apa pun,” tegas Barends.

Bupati Asri Arman dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten SBB.

“Jika kita memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan yang layak, maka kita sedang membangun generasi unggul yang akan menjadi pilar kemajuan daerah ini,” ujar Bupati.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat untuk mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan, mempercepat penanganan ATS, serta memastikan setiap anak mendapatkan hak belajar yang setara sebagai bagian dari upaya mewujudkan SBB yang maju, harmonis, dan berdaya saing. (Diskominfo SBB)

MTQ KE-XI TINGKAT KABUPATEN SBB RESMI DIGELAR

0

KAIRATU-Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu malam (22/11/2025) di Lapangan Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu.

Event keagamaan akbar ini dibuka langsung oleh Bupati SBB, Bapak Asri Arman, menandai dimulainya rangkaian lomba seni baca dan pemahaman Al-Qur’an yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Pelaksanaan MTQ tahun ini mengangkat tema “Dengan MTQ Kita Perkokoh Harmoni dalam Keberagaman Menuju Seram Bagian Barat yang Qur’ani dan Berkeadaban” sebagai cerminan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan pembukaan diawali dengan Pawai Ta’aruf dan defile kafilah dari delapan kecamatan se-SBB yang berlangsung meriah dan khidmat serta disaksikan oleh ribuan masyarakat.

Bupati Asri Arman hadir didampingi Ketua TP-PKK SBB Ny. Yeni Rosbayani Asri, Wakil Bupati Selfinus Kainama, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan OPD, camat, dan kepala desa. Kehadiran jajaran pimpinan daerah menunjukkan dukungan penuh Pemkab SBB terhadap pembinaan nilai keagamaan dan pelestarian syiar Islam di Bumi Saka Mese Nusa.

Bupati SBB Asri Arman membawakan sambutan dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tahun 2025.

Tercatat sebanyak 335 orang terlibat dalam perhelatan ini, terdiri dari 215 peserta dan 120 official. Mereka akan berkompetisi pada berbagai cabang musabaqah, antara lain Tilawah Qur’an Anak, Remaja, dan Dewasa, Murattil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, serta Khat Qur’an. Selain menjadi kompetisi bergengsi, MTQ juga menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi umat dalam memperkuat tradisi keagamaan di Kabupaten SBB.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman menekankan bahwa pelaksanaan MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an.

“Pelaksanaan MTQ bukan hanya mencari Qari dan Qari’ah terbaik, tetapi yang paling utama adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah-tengah kehidupan,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman bagi generasi muda di tengah pesatnya perubahan zaman.

“Di era perubahan dan tantangan global saat ini, generasi muda membutuhkan pedoman yang kuat agar tidak tergerus oleh arus negatif perkembangan zaman. Untuk itu, Al-Qur’an diperlukan untuk memberikan cahaya, memberi arah dan membentuk karakter yang berakhlak, jujur, serta berintegritas,” sambung beliau.

Bupati turut memberikan apresiasi atas kesiapan tuan rumah. “Pada kesempatan ini, saya mengapresiasi kesiapan yang amat baik dari Kecamatan Kairatu sebagai tuan rumah dan penghargaan yang tinggi pula kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan pembukaan kegiatan ini dengan baik,” ujar beliau.

Menutup sambutan, Bupati menyampaikan harapannya terhadap kualitas hasil kompetisi. “Terakhir, saya mau sampaikan bahwa indikator keberhasilan MTQ ini diharapkan dari semua jenis lomba yang dilombakan dapat menghasilkan Qori dan Qari’ah, Hafidz dan Hafidzah terbaik yang dapat mewakili SBB baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” tutup Bupati.

Dengan terselenggaranya MTQ ke-XI ini, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat pembinaan generasi Qur’ani serta meningkatkan kualitas syiar Islam sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat Saka Mese Nusa. (Diskominfo SBB)

KWARCAB PRAMUKA SBB KUKUHKAN PENGURUS BARU PUSDIKLATCAB NUNUSAKU

0

PIRU-Gerakan Pramuka di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali memperkuat fondasi pembinaan organisasi dengan melalui pelantikan pengurus dan staf baru Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Nunusaku.
Prosesi pelantikan digelar di lantai 3 Kantor Bupati SBB pada Jumat (21/11/2025), dipimpin langsung Ketua Kwarcab yang juga Sekda SBB, Leverne A. Tuasuun, bersama jajaran pengurus Kwarcab.

Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pembinaan pramuka di wilayah Bumi Saka Mese Nusa. Pusdiklatcab, sebagai lembaga penggerak pendidikan dan pelatihan, memegang peran kunci dalam menyiapkan pembina, pelatih, hingga peserta didik yang berkompeten. Kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan pola kaderisasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan guna menghadapi dinamika perkembangan generasi muda.

Ketua Kwarcab yang juga Sekda SBB, Leverne A. Tuasuun melantik pengurus dan staf baru Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Nunusaku.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi ajang penguatan organisasi, tetapi juga penegasan arah pembangunan karakter pemuda di Kabupaten SBB melalui pembinaan pramuka yang lebih profesional. Dengan komposisi pengurus yang diperbarui, Kwarcab SBB optimistis dapat mempertahankan relevansi Gerakan Pramuka sekaligus meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan staf yang baru dilantik.

“Pelantikan ini harus menjadi energi baru untuk berkarya lebih baik. Jalankan amanah ini dengan kerelaan dan keikhlasan agar pendidikan dan pelatihan kepramukaan di Kwarcab SBB semakin berkualitas,” ujar beliau.

Kwarcab Pramuka SBB Leverne A. Tuasuun memberikan selamat kepada pengurus dan staf Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Nunusaku.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas bidang, “Kolaborasi antara seluruh unsur pengurus—mulai dari Binamuda, Binawasa, dan bidang lainnya—harus terus diperkuat. Kita membangun gerakan ini dengan kerja sama dan saling dukung,” tambah Ketua Kwarcab.

Menutup arahannya, Ketua Kwarcab berharap Pusdiklatcab dapat menjadi ruang tumbuhnya nilai persaudaraan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman, sesuai semangat Bhineka Tunggal Ika. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar pembinaan sumber daya manusia di Kabupaten SBB semakin berdampak. (Diskominfo SBB)

SILATURAHMI PENDIDIKAN : BUPATI SBB TERIMA KUNJUNGAN SMAN SIWALIMA AMBON

0

PIRU-Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman menerima kunjungan silaturahmi dari siswa, guru, serta jajaran pimpinan SMAN Siwalima Ambon di Aula Lantai III Kantor Bupati, Jumat (21/11/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kemitraan dan berbagi wawasan antara Pemerintah Kabupaten SBB dan salah satu sekolah unggulan di Provinsi Maluku tersebut.

Kegiatan ini bertujuan membangun jalinan persaudaraan, memperluas jejaring pengetahuan, serta membuka ruang pertukaran pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Kepala SMAN Siwalima Ambon, La Sini La Haya, dalam kesempatan itu memaparkan berbagai capaian sekolahnya yang selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan berprestasi dan berkarakter. Ia menyampaikan bahwa pada 19 Juli 2025, SMAN Siwalima Ambon meraih penghargaan Indonesian Golden Best Awards 2025 dari Indonesia Achievement Center sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, inovasi, serta kontribusi sekolah dalam pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, SMAN Siwalima Ambon juga terpilih sebagai salah satu dari 12 SMA/MA Unggul Garuda Transformasi Tahun 2025 oleh Kemendikbudristek, sebuah pengakuan nasional atas potensi sekolah sebagai institusi pendidikan yang inovatif dan berstandar tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asri Arman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan capaian SMAN Siwalima Ambon.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dapat menerima kunjungan Kepala Sekolah, para guru, serta anak-anak sekalian, generasi penerus bangsa, di Bumi Saka Mese Nusa ini,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan kepada para siswa untuk memanfaatkan masa belajar sebagai fondasi penting dalam membangun masa depan.

“Kalian adalah harapan masa depan. Manfaatkanlah masa emas di bangku sekolah dengan belajar tekun, bersungguh-sungguh, dan terus mengembangkan potensi diri. Ukirlah prestasi, baik akademik maupun non-akademik,” tegas beliau.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif.

“Kita semua harus berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem pendidikan yang melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” lanjut Bupati.

Menutup sambutan, Bupati menyampaikan pesan moral kepada para siswa.

“Setinggi apa pun kepintaran seseorang, harus dibarengi dengan etika dan tata krama. Tinggikan ilmu dan keterampilanmu, tetapi tinggikan pula nilai etika, sopan santun, dan budi pekerti. Insya Allah, prestasi terbaik dan masa depan cerah akan menyertai kalian,” ujar beliau.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan ini, Sekda SBB Leverne A. Tuasuun, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan OPD, serta sejumlah orang tua siswa yang ikut mendukung kegiatan silaturahmi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten SBB menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi muda Saka Mese Nusa yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak. (Diskominfo SBB)

BUPATI ASRI ARMAN LUNCURKAN PROGRAM KEJAR BAGI PARA PELAJAR SBB

0

PIRU-Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) serta Edukasi Keuangan bagi pelajar tingkat SD dan SMP resmi diluncurkan oleh Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, pada Rabu (19/11/2025) di Aula SMPN 1 Seram Barat. Inisiatif ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten SBB, HIMBARA, BPR, dan BPS SBB dalam upaya memperkuat literasi serta inklusi keuangan sejak usia dini.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jan Soukotta, selaku Ketua TPAKD SBB, bersama para pimpinan perangkat daerah terkait. Kehadiran para mitra strategis ini mencerminkan komitmen bersama untuk membuka akses layanan keuangan formal bagi generasi pelajar.

Dalam kegiatan edukasi, puluhan siswa dari berbagai SD dan SMP di Piru mengikuti materi interaktif tentang pengenalan fungsi uang, manfaat menabung, penggunaan rekening tabungan pelajar, hingga pengelolaan keuangan sederhana. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak usia sekolah.

Bupati Asri Arman dalam sambutannya menegaskan pentingnya program KEJAR sebagai langkah awal membentuk karakter pelajar yang cakap mengelola keuangan.

“Program ini menjadi momentum bagi kita dalam mendorong budaya menabung sejak dini. Literasi dan inklusi keuangan terbukti berdampak langsung pada kemandirian ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar bupati.

Bupati SBB Asri Arman bersama perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), HIMBARA, BPR, BPS SBB dan para siswa dalam peluncuran program KEJAR, Rabu (19/11/2025).

“Saya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten berkomitmen penuh untuk mendorong kewajiban kepemilikan rekening bagi seluruh siswa di seram bagian barat. untuk itu opd terkait, lembaga pendidikan, serta perbankan terus memperkuat koordinasi melalui ‘Bank goes to school’ dan melakukan evaluasi yang terukur terhadap program kejar ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh pelajar, orang tua dan keluarga,” lanjut bupati.

Sebagai tanda dimulainya implementasi KEJAR di Kabupaten SBB, Bupati menyerahkan buku tabungan kepada enam siswa secara simbolis. Langkah ini menandai dukungan nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan melalui kerja sama dengan OJK dan lembaga jasa keuangan.

Program KEJAR dan edukasi keuangan ditargetkan menjadi fondasi kuat dalam pembangunan sumber daya manusia yang cerdas finansial, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Dengan pelaksanaan berkelanjutan, program ini diharapkan mendorong terciptanya masyarakat SBB yang lebih mandiri dan berdaya saing. (Diskominfo SBB)