MELANTIK BPD EMPAT DESA, BUPATI SBB : LAKUKANLAH FUNGSI PENGAWASAN
BUPATI SBB GELAR SAFARI RAMADHAN DI HUAMUAL
GELAR REMBUK STUNTING 2022, PEMKAB SERAM BAGIAN BARAT BANGUN KOMITMEN
Piru – Untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Seram Bagian Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Perencanaan Kabupaten Seram Bagian Barat, Dinas Kesehatan, bersama SKPD Terkait menggelar kegiatan Rembuk Stunting). Dimana Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terus berkomitmen untuk mengurangi prevalensi permasalahan tumbuh kembang anak di wilayahnya, salah satunya dengan mengadakan rembuk terkait penanganan stunting. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mitra Palace Piru, Rabu 20 April 2022. Rembuk yang dilaksanakan secara offline ini dibuka oleh Asisten 3 Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat Bidang Administrasi Umum, D. J. De Fretes, S.Sos. Selain itu hadir pula sejumlah peserta diantaranya perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat, sejumlah pimpinan Kecamatan, perwakilan Kepala desa dan perwakilan SKPD terkait, Kememnag, Kab. SBB, bererapa Kepala Puskesmas dan unsur lainnya
Dalam sambutan Bupati Seram Bagian Barat yang dibacakan oleh asisten 3 Seram Bagian Barat ini menyampaikan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang, dan kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “stunting menjadi masalah serius yang perlu ditangani bersama. penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari jangka panjang yang merugikan ”. Beliau berharap bahwa melalui Rembuk Stunting ini semua pihak untuk bekerjasama dalam mendukung terwujudnya masyarakat dengan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi, pemenuhan sanitasi dasar dengan menyusun rencana kegiatan dan penganggaran sesuai dengan lokus yang disepakati bersama dan akan diperluas secara bertahap. “untuk memperkuat komitmen kita bersama untuk perangi stunting, semua pihak yang terkait dengan intervensi penurunan stunting ini agar senantiasa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk menjawab permasalahan stunting yang kita hadapai saat ini” imbuh asisten 3 pada saat membacakan sambutan Bupati Seram Bagian Barat.

Rembuk stunting yang merupakan aksi #3 dari pilar ke 3 penanganan stunting adalah suatu langkah penting yang dilaksanakan dengan maksud bahwa Pemerintah Kabupaten secara bersama-sama akan melakukan konfirmasi, sinkronisasi, dan sinergitas hasil analisis situasi dan penyusunan rancangan rencana kegiatan dari perangkat daerah penanggung jawab layanan ditingkat kabupaten dengan kecamatan, puskesmas dan pemerintah desa setelah memperoleh hasil analisis situasi (Aksi #1) dan memiliki rancangan rencana kegiatan (aksi #2) dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting terintegrasi di desa lokasi fokus penurunan stunting tahun 2023.
DPRD GELAR PERIPURNA PENGUSULAN PEMBERHENTIAN BUPATI SBB MASA JABATAN 2017-2022
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar rapat paripuna dalam rangka pengusulan pemberhentian masa jabatan Bupati SBB tahun 2017-2022 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD SBB Abd. Rasyid Lisaholit di dampingi Wakil Ketua I Arifin Podlan Gresya.
Turut Hadir Bupati SBB Timotius Akerina, Plh Sekda SBB Leverne A.Tuasuun, Para Forkopimda dan Kepala OPD Lingkup Pemda SBB.
Ketua DPRD dalam membuka Sidang Menyampaikan bahwa agenda rapat paripurna yang di lakukan saat ini merupakan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 78 ayat (1) huruf A dan B, ayat 2 huruf A dan B dan pasal 79 ayat 1 pemberhentian kepala daerah dan atau wakil kepala daerah,sebagai mana di maksud pada pasal 78 ayat (1) huruf a.dan ayat ( 2) huruf A dan B.
“diumumkan oleh DPRD lewat rapat paripurna dan di usulan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.” Kata Ketua DPRD SBB Abd. Lisaholit .
Agenda rapat paripurna ini merupakan amanat UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Kami DPRD mengucapkan terimaksih kepada Bupati Bapak Timotius Akerina dan Almarhum Drs.H.M.Yasin Payapo pasangan Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022 yang telah mengabdi untuk rakyat saka mese nusa.” Ungkap Lisaholit.
Ketua DPRD pun berharap agar Bupati terus mengabdi di sisa masa jabatannya hingga dapat mewudkan visi -misi pasangan bupati yaitu “Kas Bae SBB”. Kita harapkan Bupati terus Mengabdi Untuk daerah ini di sisa masa jabatan -nya, hingga visi – misi pasangan Bupati dapat terwujud Se utuhnya.” ungkap Lisaholit.(P-02)
BUPATI SBB MEMBUKA PELATIHAN DASAR CALON PNS GOL II DAN III
Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku Timotius Akerina membuka acara Pelatihan Dasar (Latsar) Calon PNS Golongan III Angkatan XXII dan Golongan II Angkatan XIII Lingkup Pemerintah Kabupaten SBB, Senin (04/04/2022).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Hatutelu, Piru tersebut merupakan kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten SBB Tahun 2022.
Bupati SBB dalam sambutannya mengatakan peserta latsar untuk bisa melayani masyarakat kabupaten SBB dengan baik. “Peserta yang lolos ini bisa menjadi ASN dengan akhlak yang baik, pelayanan dan kehadiran yang maksimal”,Ucap Akerina.

Bupati pun menghimbau kepada peserta agar selalu menjaga integritas sebagai ASN dan loyalitas dalam menjalankan tugas. “Semua ASN harus menjaga integritas dan loyalitas dalam kerja hingga dipakai oleh pimpinannya”,Ujar Akerina.
Akerina berharap kepada 96 peserta agar bisa belajar dan mengikuti dengan baik hingga bisa dinyatakan lulus dalam latsar. “Saya harap semua peserta agar bisa serius dalam kegiatan belajar dengan baik hingga dinyatakan lulus”, Ungkap Akerina.
Di tempat yang sama disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan Hasan Tuharea mengatakan kegiatan akan berjalan selama 21 hari dan peserta dari golongan II terdapat 30 orang dan golongan III 66 orang. (P-02)
BERGEGAS CEPAT, BPBD SBB TANGGAP DARURAT JALAN PUTUS DI NURUWE
Akibat hujan deras beberapa hari ini membuat jalan trans seram terputus , tepatnya di desa Nuruwe kecamatan kairatu barat itu pada Kamis, 31/03/2022 sekitar Pukul 06:30 WIT.
Putusnya jalan lintas seram itu membuat arus transportasi dari kota piru menuju kecamatan Kairatu barat, Kairatu, ke pelabuhan waipirit dan sekitarnya lumpuh total.
Untuk memperlancar arus lalu lintas saat ini badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melakukan tanggap darurat penimbungan tanah sementara pada jalan tersebut agar mobil dan motor dapat melintas. Hal ini disampaikan oleh Manda M. Kamelane, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD SBB kepada media ini saat di konfirmasi, Kamis 31/03/2022 Pukul 10:50 WIT.
“Saat ini kita suda ada di lokasi, tanggap yang pertama adalah penimbungan tanah sementara pada jalan putus agar kenderan bisa melintas dan penimbungan suda selesai.” Ujar Kamelane
Selain itu kata Kamelane pemda SBB lewat BPBD pun telah melakukan kordinasi dengan pemerintah desa Nuruwe untuk sama- sama bisa membuat jembatan darurat lewat jalan alternatif.” Kita suda kordinasi dengan pemerintah desa juga untuk buat jalan alternatif.” Sebut Kamelane.
Untuk di ketahui Ruas Jalan Trans Seram yang putus merupakan Status jalan Nasional. (P-02)
THOMAS WATTIMENA: BERSAMA BALAI SUNGAI, PEMDA SBB SERIUS TANGGAP KALI LAALA
Hujan deras yang melanda wilayah Maluku khususnya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengakibatkan banjir di beberapa tempat. Salah satunya Dusun Laala-Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sudah menjadi langganan banjir ketika musim penghujan tiba. Buktinya sejak bulan Januari hingga Fabruari tahun 2022 ini sudah 5 kali dilanda banjir dan merendam puluhan rumah warga setempat.
Normalisasi kali yang sering dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten SBB tidak dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Hal ini harus menjadi perhatian khusus dengan mengambil langkah penanganan yang lebih baik.
Menanggapi musim hujan yang mengakibatkan banjir yang sering merendam Dusun Laala-Desa Lokki Kecamatan Huamual itu, Kepala BPBD Kabupaten SBB Thomas Wattimena menyampaikan Pemerintah Daerah setempat melalui BPBD akan memberikan perhatian serius untuk penanganan kali Laala dengan Bangun Bronjong .
“Jadi kami sangat tanggap dengan kondisi banjir Laala,kita akan upayakan dalam waktu yang tidak lama akang Bangun Bronjong kali. Saat ini musim hujan dan terjadi banjir di beberapa titik.” Ungkap Watimena
Selain penanganan daerah, Kata Watimena Pihaknya juga telah membuat permohonan ke instansi terkait Seperti Balai Sungai Wilaya Maluku untuk dapat membantu material dalam penanganan Aliran Sungai Kali Laala. “Kita juga telah membuat Permohonan kepada Balai Sungai Untuk bantuan material, kita upayakan Penanganan kali Laala secepatnya.” Ujar Wattimena.
Selain itu Watimena juga himbau kepada semua warga masyarakat kabupaten SBB yang tinggal di daerah aliran sungai, pantai atau warga yang mau melaut agar berhati-hati di musim cuaca ekstrim saat ini. Informasi pantauan cuaca secara langsung dapat dilihat warga di Halaman website http:// web.meteo.bmkg.go.id/pengamatan/satelit, secara langsung, Ungkap Wattimena. (P02)
PEMDA SBB GELAR SOSIALISASI PEMANFAATAN TOL LAUT
Piru – Menindaklanjuti kehadiran TOL LAUT di Bumi Saka Mese Nusa, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) bergerak cepat dengan melaksanakan Sosialisasi Pemanfaatan TOL LAUT dengan Tema “Penyelenggaraan Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang Menggunakan TOL LAUT” di lantai 3 kantor Bupati pada Jumat, (28/01/2022).
Dalam sosialisasi ini, mewakili Bupati SBB, Plh Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun, SP., M.Si bersama Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan dan Kepala Dinas Sosial beserta pimpinan OPD lainnya, berkesempatan hadir menemui para Pengusaha dan Masyarakat. Pada kesempatan yang sama, juga turut hadir Kepala UPTD Kehutanan Provinsi, para Camat serta beberapa Kepala Desa dan pengurus BUMDes.
Sebagaimana diberitakan sebelumya bahwa pada Senin, (24/01/2022) yang lalu, SBB kedatangan kapal KM. Kendahaga Nusantara 9 selaku kapal angkut yang bertugas dalam jalur pelayaran Tol Laut dengan melayani rute pelayaran antara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya – Piru – Wayaloar – Malbufa – Babang/Bacan – Saketa – Gimea/Tapeleo – Bula dan kembali ke Tanjung Perak Surabaya.
Dengan hadirnya TOL LAUT ini, maka Pemda SBB selaku perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, memiliki tanggung jawab untuk melakukan fungsi pengawasan dan koordinasi dengan para pengusaha maupun masyarakat SBB yang ingin menggunakan jasa angkut barang melalui TOL LAUT ini, agar tetap melakukan transaksi dengan komoditi yang telah memiliki izin.

Dalam arahannya Sekda menyampaikan, “Ini adalah kesempatan emas kita bersama untuk membangun daerah ini, khususnya terkait jalur distribusi barang, mari kita bersama-sama mempersiapkan segala sesuatu secara baik sehingga program ini dapat kita manfaatkan maksimal. Untuk itu kita berkumpul saat ini kita harapkan kita semua berperan aktif”
“Dari Perindag dapat bertugas melihat tahapan yang satu ke tahapan yang lain agar tidak ada yang terhambat, semua jalur distribusi dapat berjalan dengan lancar. Dari Perhubungan mempersiapkan dia punya rute dan dia punya jadwal sehingga semuanya dapat tersosialisasi kepada masyarakat dengan lebih baik”, lanjut Sekda.
Hal ini turut diamini oleh Kepala Disperindag Hassanudin SY. Silawane, SH.,MSi bahwa, “Inilah momentum emas yang harus kita manfaatkan dengan baik karena ini merupakan program unggulan Bapak Presiden Jokowi. Tujuannya adalah untuk mengatasi disparitas harga antar wilayah antar daerah agar tidak terlalu berbeda jauh dan ini didasari oleh Perpres No. 70 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang dari dan ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan”.

Ditambahkan pula oleh Silawane, “Hal-hal yang diatur kemudian dengan Peraturan Menteri Perdagangan, itu sudah diatur dengan jelas jenis-jenis barang mana saja yang kategori disubsidi. Contohnya semua jenis sembako itu disubsidi, ada juga bahan bangunan semuanya disubsidi dan yang lainya ada rinciannya. Nanti Dinas kita akan sosialisasi kepada para pelaku usaha dan masyarakat”.
“Semua sistemnya transparan dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan karena ini berada dibawah pengawasan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perhubungan, karena kembali tujuannya adalah agar ini bisa terlaksana dengan baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat”.
“Untuk itu kita di daerah melakukan beberapa persiapan diantaranya dengan menyiapkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang mana pada hari senin nanti, mereka akan memiliki badan hukum berupa koperasi. Ini penting karena merekalah yang akan menjadi salah satu mata rantai sistem guna mensukseskan program ini”.
Sebagai penutup, Kepala Disperindag berpesan “Terkait dengan semua tahapan yang ada ini, yang nantinya telah tersistem maka diharapkan bapak ibu sebagai pelaku usaha diharapkan dapat menyiapkan Sumber Daya Manusia yang punya pengetahuan tentang informasi teknologi atau dunia digital agar bias memahami setiap tahapan yang ada dalam sistem ini”.(P01)
MASYARAKAT DESA KAMAL RAYAKAN HUT TRANSMIGRASI KE-57
Berdasarkan literatur berjudul “Transmigrasi masa doloe, kini dan harapan ke depan” terbitan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2015, Istilah transmigrasi sendiri pertama kali dikemukakan oleh Bung Karno pada tahun 1927, dalam harian Soeloeh Indonesia.
Secara harfiah transmigrasi yang berasal dari bahasa Latin : trans – seberang dan migrare – pindah adalah program yang dibuat oleh pemerintah dengan tujuan untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk / kota ke daerah lain /desa di dalam wilayah Indonesia, agar terjadi pemerataan jumlah penduduk. Sedangkan penduduk yang melakukan transmigrasi disebut dengan transmigran.
57 tahun yang lalu, tepatnya tahun 1965 Pemerintah pusat mengadakan transmigrasi lokal dalam provinsi Maluku. Sebagian dari masyarakat Desa Booi ditransmigrasikan ke wilayah daerah yang kini bernama Desa Kamal yang pada saat itu masih sama-sama masuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah.
Tak ingin melupakan dan mengabaikan begitu saja garis sejarah yang pernah ada, maka masyarakat Desa Kamal yang kini masuk dalam wilayah kecamatan Kairatu Barat Kabupaten Seram Bagian Barat itu, mengadakan kegiatan guna memperingati HUT Transmigrasi ke-57 pada selasa (25/01/2022), dengan mengusung tema “Merajut Kasih Membangun Generasi Emas di Bumi Saka Mese Nusa”.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Timotius Akerina, SE., M.Si. didampingi Anggota DPRD Provinsi Maluku Periode 2019 – 2024 dari Fraksi Gerindra, M. Hatta Hehanusa, Anggota DPRD Kab. SBB, PLH Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Pimpinan OPD, Camat Kairatu Barat, Kapolres Kairatu Barat serta Pemuka agama.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, “Pertama-tama atas nama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, saya mengapresiasi panitia yang telah menginisiasi serta memfasilitasi sehingga terlaksananya acara perayaan syukur HUT transmigrasi ke-57 di Kamal saat ini, semoga dengan momentum ini kita mengingat dan juga mengenang kembali awal mula kedatangan kita ke desa ini, sekaligus merefleksikan syukur kita karena kehidupan saat ini sudah jauh lebih baik dibanding pertama kali datang ke wilayah ini, dengan senantiasa menjaga kebersamaan dan kekompakan, menjaga keutuhan serta kerukunan antar sesama transmigran maupun dengan masyarakat di desa kamal dan sekitarnya”.
“Kedua, atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut bersama pemerintah dalam menekan penyebaran / penularan virus covid 19 di Kab. SBB dengan mengikuti dan mentaati protokoler kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dalam berinteraksi juga selalu mencuci tangan”, tambah Bupati.
Selanjutnya Bupati mengajak masyarakat Desa Kamal dengan mengatakan, “saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kab. SBB yang belum divaksin agar segera mencari tempat – tempat vaksin terdekat untuk divaksin, karena salah satu cara ampuh yang membuat kita semua bisa terbebas dari penularan covid-19 varian apapun adalah melalui vaksin anti covid-19”.
Menutup sambutannya Bupati menyampaikan harapan serta himbauannya terkait isu-isu hoaks dan ujaran-ujaran kebencian yang banyak beredar di masyarakat. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kab. SBB, mari kita bertindak dewasa dalam menghadapi berbagai isu-isu, ujaran kebencian dan provokasi dengan memantapkan komitmen sebagai masyarakat yang anti hoaks. Hendaklah kita berhati-hati dan jangan mudah percaya dalam menerima dan menyebarkan kembali suatu informasi atau berita, sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar sesuai dengan data dan fakta”.
Kegiatan ini kemudian diakhir dengan pemotongan kue makan bersama oleh para tamu undangan dan masyarakat Desa Kamal.(P01)
PUSKESMAS KAIRATU PUNYA GEDUNG PERAWATAN DAN AMBULANS BARU
Kairatu – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) milik kecamatan Kairatu kini punya gedung baru dan diresmikan langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina SE, M.Si pada selasa (25/01/2022).
Turut hadir dalam acara peresmian ini antara lain, anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (Kab. SBB), PLH Sekda Kab. SBB, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Dinas Kesehatan beserta Pimpinan OPD lainnya, Camat Kairatu serta kepala Puskesmas Kairatu.
Sebelum masuk pada peresmian Puskesmas, Bupati yang diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutannya menuturkan bahwa, “Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan terdepan dan ujung tombak penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat dan menjadi salah satu sektor penunjang dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa terlebih khusus di daerah Kairatu. Tantangan pembangunan kesehatan terus meningkat, transisi demografi yang ditunjukkan dengan meningkatkannya proporsi penduduk produktif dengan penduduk lansia dimasa depan serta transisi epidemiologi dengan semakin meningkatnya berbagai penyakit menuntut kesiapan Puskesmas dalam memberikan pelayanan terdepan”.

“Dengan berbagai tantangan tersebut, peran pelayanan kesehatan dasar dan keberadaan Puskesmas sebagai ujung tombak perlu ditingkatkan. Penguatan upaya kesehatan dasar yang berkualitas merupakan salah satu arah kebijakan kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten SBB tahun 2017-2022, seperti yang termuat dalam misi yang ke-empat, yakni mengembangkan kesehatan masyarakat yang berkualitas”, sambung Bupati.
Beliau juga menyampaikan, “Mengingat betapa pentingnya peranan Puskesmas, maka Pemerintah Daerah Kabupaten SBB (Pemda kab. SBB) terus berupaya untuk menyediakan dan meningkatkan jumlah Puskesmas dan melengkapinya dengan sarana dan prasarana yang berkualitas”.
“Dengan diresmikannya penggunaan gedung baru Puskesmas Kairatu ini, diharapkan diikuti dengan makin meningkatnya pelayanan kepada masyarakat serta mampu mewujudkan capaian keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan di kabupaten ini dalam upaya menghasilkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas, guna mendukung tercapainya visi pembangunan kesehatan”.
Menutup sambutannya Bupati Akerina menyampaikan harapannya untuk kepala Puskesmas dan jajarannya agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien, dengan tetap menjaga keselamatan dan kesehatan diri dalam bekerja, apalagi dalam suasana pademi covid-19 ini. “Kalian adalah garda terdepan, perlengkapilah semua protokol kesehatan yang dianjurkan dalam bekerja, teruslah berdoa dan semoga Tuhan yang Maha kuasa memberkati semua pelayanan bapak ibu sekalian. Kepada masyarakat Kairatu dan desa-desa tetangga manfaatkanlah Puskesmas ini dengan sebaik-baiknya dan senantiasa menjaga dan merawatnya, agar bisa memberi manfaat bagi masyarakat”.
Usai sambutan, Bupati diberi kesempatan untuk menandatangani prasasti sebagai simbolisasi peresmian gedung baru Puskesmas yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta penyerahan 1 unit Ambulans dari Pemda SBB kepada Puskesmas Kairatu sebagai bagian dari fasilitas penunjang dalam pelayanan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penijauan gedung Puskesmas oleh Bupati dan rombongan. (P01)