Home Blog Page 18

PJ BUPATI HADIRI APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI JELANG HUT RI KE-79

0

PIRU-Penjabat Bupati Seram Bagian Barat Achmad Jais Ely, menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Piru, pada tengah malam hingga dini hari Sabtu (17/8/2024).

Acara ini merupakan bagian dari tradisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, yang bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negari (Kajari) Bambang Tutuko, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan Kapten Inf. Agung Prabowo sebagai Komandan Apel.

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota Forkopimda lainnya, yakni Kapolres SBB, Dandim 1513/SBB, serta pasukan upacara yang terdiri dari gabungan unsur TNI, Polri, Kejaksaaan dan para pimpinan OPD dari unsur PNS, yang turut berpartisipasi dalam prosesi penghormatan.

Upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara. Selanjutnya, Irup membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci, yang mencakup penghormatan mendalam kepada para pahlawan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi penyalaan obor di tugu peringatan serta doa Bersama yang dipimpin oleh Diakon Mario dari Gereja Khatolik Piru. Sebelum acara diakhiri, dilakukan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan laporan dari Komandan Upacara.

Pj Bupati dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini lebih dari sekadar tradisi tahunan. Beliau menekankan bahwa momen ini bertujuan untuk merefleksikan dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan kepada generasi penerus.

“Acara ini bukan hanya tentang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga untuk mengingatkan generasi penerus akan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan. Harapan kami adalah agar rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI semakin mendalam di hati generasi muda,” ujar Pj. Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa dalam era yang serba cepat saat ini, penting untuk sejenak berhenti dan merenungkan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan. “Kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa,” tambahnya. (Diskominfo SBB)

PJ BUPATI CANANGKAN LOMBA MERIAHKAN HUT RI-79

0

PIRU-Dalam rangka memeriahkan peringatan Proklamasi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun 2024 ini, maka Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (Pemkab SBB) menggelar beberapa mata lomba.

Guna mengawali rangkaian lomba tersebut maka pada Jumat (02/07/2024) diadakan “Pencanangan Semarak Lomba”, dimana lomba-lomba ini dibagi dalam dua kategori, yakni Kategori Pemda dan Kategori yang terbuka untuk Umum.

Untuk Kategori Pemda terdapat lomba Futsal, Badminton, Joget Wayase, Lomba Peka Desa, Kase Bening SBB. Sedangkan Kategori Umum ada lomba bola voli, Lari 10 KM, Lukis mural ditembok dan Grand Final Putri Pariwisata.

Hadir mendampingi Pj Bupati antara lain, Forkopimda beserta jajarannya, Sekretaris Daerah (Sekda), para Pimpinan Lembaga Vertikal, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, para Pimpinan OPD, Para Camat, beberapa Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh adat.

Kegiatan ini berlangsung di Bundaran Tugu Ina Ama Desa Piru yang diawali dengan jalan santai dari Tugu Ina Ama ke arah RSUD Piru dan kemudian memutar di depan Kantor Inspektorat hingga kembali finish di Tugu Ina Ama.

Usai jalan santai acara dilanjutkan dengan senam sehat bersama, kemudian laporan ketua Panitia dan mendengarkan sambutan Pj. Bupati dan ditutup dengan pelepasan balon udara oleh Pj Bupati bersama Forkopimda, Sekda dan yang lainnya sebagai simbolisasi pencanangan.

Pj. Bupati Achmad Jais Ely menyampaikan sambutan dalam kegiatan pencanagan lomba HUT RI-79, Jumat (02/08/2024)

Dalam sambutannya Pj Bupati menyampaikan, “Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan dua program yakni Kase Bening SBB, dimana saat ini jika kita liat di beberapa jalan-jalan utama terlihat bersih dan rapi”

“Itu dikarenakan ada campur tangan dari Bapak-Ibu ASN Pemda SBB yang ikut turun membersihkan dan melakukan pengecetan median-median jalan, untuk itu saya ingin mengapresiasi kerja keras mereka semua,” lanjut beliau.

Beliau kemudian menjelaskan, “Namun perlu diketahui bahwa dalam Kase Bening SBB itu ada sebuah makna yang luar biasa yaitu, Katong semua ikut menangani stunting, dimana semua pihak ikut terlibat memerangi stunting di kabupaten tercinta ini yang tentunya dimulai dengan menjaga kebersihan.”

“Program kedua adalah Peka Desa SBB yang bermakna Pemanfaatan Pekarangan, dimana jika setiap Desa dan Dusun ini dengan kita peka maka kita peduli terhadap kesejahteraan masyarakatnya, dimana lewat program ini dapat mendukung ketahanan pangan di desa.”

Pj. Bupati kemudian menyampaikan harapannya, “Saya harapkan lewat pelaksanaan lomba-lomba ini maka nilai nasionalisme dan patriotisme makin tertanam dan tertancam di dalam dada kita semua di tanah Saka Mese Nusa, sehingga silahturahmi dan persaudaraan kita sebagai warga negara Republik Indonesia terus bertumbuh, ”

Beliau kemudian berujar, “Tidak ada permusuhan, tidak ada konflik, tidak ada perselisihan, yang ada hanya toleransi, sikap saling menghargai, kompak, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, selalu sehat, bahagia dan juga gembira.” (Diskominfo SBB)

PJ BUPATI SBB CANANGKAN PIN VAKSINASI POLIO SERENTAK SE-SBB

0

ETI-Dalam rangka pencegahan penyebaran penyakit polio di Seram Bagian Barat (SBB), maka Pemerintah Kabupaten SBB turut menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Vaksinasi Polio. Digelar secara serentak di seluruh Indonesia, PIN Polio di SBB dicanangkan secara simbolis oleh Penjabat Bupati Achmad Jais Ely, di Desa Eti Kecamatan pada Selasa (23/07/2024).

Turut hadir Bersama Pj. Bupati antara lain, Ketua TP-PKK SBB Ibu Anita Jais Eli, Kapolres SBB dan Dandim 1513/SBB berserta perwakilan Forkopimda lainnya, Sekda SBB Bersama ketua DWP SBB, Staf ahli, Asisten Setda, Pimpinan OPD, Camat Seram Barat dan Para Kepala Desa.

Kadis Kesehatan dalam keterangannya saat memberikan laporan kegiatan menyampaikan, “Estimasi sasaran di SBB berdasarkan data dari Pusat data dan informasi Kementerian Kesehatan adalah sebesar 35.086 anak, yang menyasar anak usia 0 bulan hingga 7 tahun 11 bulan.”

Untuk diketahui SBB pada putaran pertama akan mendapatkan 878 vial (jenis wadah farmasi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk menyimpan obat dalam bentuk cairan atau serbuk) yang telah didistribusikan kepada 22 Puskesmas dimana setiap vialnya diperuntukan bagi 50 orang anak.

Adapun vaksin yang digunakan adalah novel Oral Polio Type 2 (nOPV2) yang di aplikasikan dengan cara diteteskan sebanyak dua tetes secara oral pada setiap anak, dan diberikan dalam 2 putaran dengan target cakupan sekurang-kurangnya 95 % untuk masing-masing putaran.

Pj. Bupati SBB Achmad Jais Ely didampingi Ketua TP-PKK Anita Jais Ely bersama Sekretaris Daerah Leverne A. Tuasuun, Ketua DWP Elsye K. Ursia serta Kapolres Kab. SBB dan Dandim 1513/SBB dalam kegiatan pencanangan serentak PIN Polio di Desa Eti, Kec. Seram Barat.

Pj. Bupati saat menyampaikan sambutannya sebelum pencanangan berujar, “PIN Polio ini bertujuan untuk melindungi anak dari ancaman penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.”

“Pelaksanaan dilakukan masa dan serentak untuk mencapai kekebalan kelompok yang optimal dan dapat mencegah perluasan transmisi atau penyebaran virus polio, khususnya bagi anak-anak kita di Bumi Saka Mese Nusa ini, ” ungkap Beliau.

“Apabila cakupan imunisasi polio di suatu wilayah rendah dalam beberapa tahun maka dikhawatirkan kekebalan terhadap virus polio kelompok di wilayah tersebut akan menurun sehingga beresiko munculnya Kembali kasus polio,” lanjut Pj. Bupati.

Untuk Pj. Bupati mengajak, “Ayo kita beramai-ramai membawa anak-anak kita ke Posyandu, puskesmas, TK/PAUD dan SD/MI, yang merupakan titik lokasi pemberian vaksin, pastikan anak-anak kita mendapatkan perlindungan yang terbaik, agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat.”

PEMKAB SBB GELAR AKSI KOVERGENSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

0

PIRU-Stunting yang merupakan ganggungan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan berada di bawah standar, telah menjadi isu nasional yang sedang gencar diperangi keberadaannya.

Mulai dari pemerintah pusat, daerah hingga ke desa-desa, semuanya berupaya untuk mempercepat penurunan dan pengentasan kasus stunting yang dialami anak-anak melalui pelaksanaan program nasional, 8 (delapan) aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melalui OPD-OPD pengampuh Stunting pun turut menggagas terlaksananya kegiatan “Aksi Konvergansi Percepatan Penurunan Stunting Rembuk Stunting #(Aksi 3)” yang digelar di Ballroom Hotel Amboina pada Kamis (18/07/2024).

Sebagai informasi, kondisi gagal tumbuh yang dialami anak-anak stunting ini akan mengakibatkan gangguan pada perkembangan kognitif dan motorik anak, yang jika dibiarkan dalam jangka Waktu lama akan dapat mempengarui kecerdasan dan produktifitas anak dimasa yang akan datang.

Pj. Bupati membawakan sambutannya dalam kegiatan “Aksi Konvergansi Percepatan Penurunan Stunting Rembuk Stunting #(Aksi 3)”

Dalam kegiatan ini hadir Penjabat Bupati SBB Achmad Jais Ely yang didampingi Ketua TP-PKK, para anggota Forkopimda, Sekda SBB, Ketua DWP, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan tamu undangan lainnya, yang kemudian secara Bersama melakukan penandatangan komitmen Bersama sebagai wujud dukungan.

Pj Bupati ketika memberi sambutan menekankan bahwa, “Ada delapan aksi konvergensi yang terdiri dari yang pertama Analisis situasi, lalu penyusunan rencana kegiatan, kemudian dihari ini ada rembuk stunting, keempatnya pembuatan peraturan Bupati, pembinaan pelaku dan pemerintah desa, keenam sistem manajemen stunting, pengukuran dan publikasi dan terakhir melakukan review kinerja tahunan.”

“Saya minta setiap tahapan ini dipercepat karena kita sudah cukup terlambat, sehingga saya inginkan paling tidak minggu depan sudah masuk ke tahap empat, dengan memperhatikan regulasi-regulasi terkini dan memperhatikan problem-problem yang kemarin apapun yang diminta silahkan direvisi, dilakukan inovasi supaya menghasilkan regulasi terbaru.”

“Lewat penandatangan komitmen Bersama tadi, saya mengajak kita semua untuk Kase Bening (Katong Semua Ikut Bergerak Bersama Memerangi Stunting) SBB lewat setiap tugas dan peran kita masing-masing yang kita lakukan dengan penuh rasa keterpangilan dan tanggung jawab yang besar demi menghasilkan generasi emas di tahun 2045 mendatang,” ungkap Pj. Bupati.

Usai sambutan Pj. Bupati kemudian mengajak Forkopimda, Sekda, Ketua TP-PKK dan Ketua DWP sebagai perwakilan untuk menabuh tifa secara bergantian sebagai simbolisasi Kerjasama dan kerja Bersama dari semua elemen yang hadir pada saat itu. (Diskominfo SBB)

PJ BUPATI SBB BUKA ADVOKASI KEMANDIRIAN POKJA PKP

0

PIRU-Penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Achmad Jais Ely, membuka kegiatan Advokasi Pendampingan Kemandirian Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Pokja PKP) yang digagas oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P), Balai Prasana Pemukiman Wilayah (BPPW) Maluku bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB.

Berlangsung di aula lantai 3 kantor Bupati, turut hadir bersama Pj. Bupati antara lain, Perwakilan Forkopimda, Sekda SBB, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Pimpinan OPD, Kepala Seksi Wilayah I Ibu Ajeng Citra Triyuniarthi, Kepala BP2P dan undangan lainnya.

Penyelenggaraan program bidang perumahan ini, merupakan salah satu urusan wajib Pemerintah sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, mewajibkan setiap daerah menyelenggarakan pembangunan dibidang perumahan.

Pokja PKP memiliki peranan sebagai lembaga yang mengkoordinasikan, mensinkronisasikan, dan mensinergikan urusan bidang antar sektor dan antar stakeholder, maka melalui kegiatan ini diharapkan dapat didorong kemandiriannya.

Penjabat Bupati Seram Bagian Barat Achmad Jais Ely membawakan sambutannya dalam kegiatan advokasi kemandirian pokja PKP di aula lantai 3 Kantor Bupati.

Hal ini disampaikan juga oleh Pj Bupati dalam sambutannya, “Pokja PKP harus didorong tingkat kemandiriannya sehingga dapat berperan aktif dalam mendukung percepatan penyelenggaraan PKP di Kabupaten ini.”

“Lewat kegiatan disaat ini, kiranya kita semua memiliki komitmen dan rencana pembentukan (restrukturisasi) Pokja PKP dan Forum PKP, serta penyusunan rencana program atau rencana kerja, rencana aksi Pokja PKP, dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) perumahan,” ungkap Beliau.

“Dilanjutkan juga dengan menyusun serta menyempurnakan pembobotan substansi hasil review dokumen rencana pembangunan dan pengembangan perumahan dan Kawasan pemukiman (RP3KP) hingga legalisasi dokumen RP3KP,” lanjut Pj. Bupati.

Pj Bupati kemudian meminta dukungan dari semua pihak yang terlibat dengan berkata, “Hai ini tentunya membutuhkan dukungan dari Stakeholder di bidang perumahan bahkan kita semua demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Saka Mese Nusa yang kita cintai ini.” (Diskominfo SBB).

PJ BUPATI HADIRI PANAS PELA SOHUWE DAN LUMAHPELU

0

SOHUWE-Penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Achmad Jais Ely, pada Selasa (16/07/2024) dengan didampingi Ketua TP-PKK SBB Anita Jais Ely berkesempatan menghadiri Panas Pela antara dua Negeri Sohuwe (Nunuwe Manasaite Kara Uleila) dan Negeri Lumapelu (Toma Lima Maalesia).

Ritual adat yang pertama kali digelar di Desa Lumahpelu pada tahun 1958 dan diadakan ulang setiap 5 tahun sekali ini, berlangsung di balai Desa Sohuwe dan dihadiri oleh para tetua adat, tokoh-tokoh serta masyarakat dari kedua desa.

Untuk sekedar diketahui, sejarah singkat acara panas pela ini berlangsung dilatarbelakangi oleh adanya sebuah peristiwa yang melibatkan dua anak gadis dari kedua desa yang baru mendapat haid pertama.

Dimana keduanya yang sementara diasingkan selama tiga hari di sebuah tempat yang disebut “Piko Suli” dan selama itu meraka akan diasuh oleh masing-masing inang atau ibu pengasuh yang dipilih untuk mendampingi mereka.

Namun suatu hari Ketika tidak diawasi, keduanya didapati sedang saling meminum darah haid masing-masing. Kejadian menggemparkan ini kemudian dijadikan para tetua adat sebagai momentum kedua desa untuk mengikat persaudaraan Pela Darah.

Pj. Bupati dalam sambutannya menuturkan, “Budaya panas pela merupakan upaya revitaslisasi kearifan lokal sehingga menjadi tolak ukur budaya masyarakat kita di Maluku, khususnya kita di Seram Bagian Barat.”

“Revitalisasi ini adalah upaya kita sebagai anak cucu negeri Saka Mesa Nusa ini dalam mentransformasi nilai-nilai budaya yang masih dipertahankan di tengah kehidupan keseharian masyarakat kita, terutama dalam menghadapi dinamika budaya yang makin multikultur saat ini,” lanjut Beliau.

Menutup sambutannya Pj. menyampaikan harapannya, “Semoga panas pela ini bukan hanya sekedar ekspresi seremonial semata, khususnya bagi para generasi muda dan anak-anak kita ini. Agar bisa mencermati dan memaknai apa pesan serta nilai kultur dan religi yang terkandung didalamnya, untuk kemudian dijaga dan dipertahankan agar dilesatarikan kepada generasi yang akan datang.”

Turut hadir pula dalam kegiatan ini antara lain Sekda SBB beserta Ibu Ketua DWP, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Para Pimpinan OPD, Para Camat, Forkompimcam, dan beberapa Kepala Desa.

PJ BUPATI SBB SALURKAN BANTUAN EKONOMI PRODUKTIF

0

PIRU-Guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap keberadaan kawasan konservasi sebagai sumber pemenuhan kebutuhan hidup, maka Badan Konservasi Sumber Daya Alam Maluku berinisiatif memberikan bantuan ekonomi produktif kepada Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM) di Seram Bagian Barat (SBB).

“Dengan bantuan ini kiranya dapat menstimulus kelompok masyarakat penerima bantuan, agar dapat mengembangkan diri melalui usaha ekonomi yang dirintis, sehingga diharapkan dapat berdampak pada peningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap pentingnya pelestarian sumber daya alam hayati baik flora maupun fauna,” ungkap Danny H. Pattipeilohy selaku Kepala BKSDA Maluku.

Pattipeilohy kemudian menambahkan, “Sampai saat ini sudah ada 28 KPM yang telah mendapatkan bantuan usaha ekonomi produktif ini, dengan estimasi nilai bantuan sebesar 25 juta hingga 40 juta rupiah perkelompoknya. Selain itu, adapula 11 KPM yang juga menerima bantuan peningkatan dan pengembangan Unit kemitraan konservasi dengan nilai bantuan 30 juta hingga 40 juta Rupiah.”

Kagiatan yang berlangsung pada Selasa (16/07/2024) di Gedung Hatutelu Piru ini, turut dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati SBB Achmad Jais Ely yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) SBB Leverne A. Tuasuun, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, sebagian Pimpinan OPD, Para Camat, beberapa Kepala Desa.

Pj Bupati saat menyampaikan sambutannya mengatakan, “Julukan Saka Mese Nusa yang merupakan warisan nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh masyarakat SBB, jika diartikan ke dalam bahasa indonesia adalah jaga dan pertahankan pulau ini. Maka sebagai salah satu wujud implementasinya adalah dengan menjaga dan melestarikan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang ada di kebupaten tercinta ini.”

“Berdasarkan data dari BKSDA terdapat lima kawasan konservasi di SBB yang masing-masing memiliki nilai urgensi untuk dijaga dan dilestarikan keberadaannya, yakni Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Marsegu, TWA Pulau Kasa, Suaka Alam (SA) Tanjung Sial, KSA/KPA Gunung Sahuwai serta ABKT Pulau Buano, yang adalah rumah bagi berbagai hewan dan tumbuhan endemik serta merupakan ekosistem penting bagi keberlangsungan kehidupan di lingkungan sekitarnya,” lanjut Beliau.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Barat mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh BKSDA dibawah pimpinan Pak Danny H. Pattipeilohy, khususnya bantuan yang diterima KPM kita dihari ini,” ungkap Pj. Bupati.

Beliau kemudian berharap, “Harapan saya dengan adanya bantuan ini akan memberi manfaat bagi pengembangan dan peningkatan kesejahteraan mereka penerima bantuan, agar ketergantungan akan keberadaan kawasan konservasi ini dapat berkurang, sehingga dapat mengurangi juga resiko kerusakan akibat pemanfaatan kawasan konservasi dengan berlebihan.” (Diskominfo SBB)

INTERVENSI TURUNKAN STUNTING, PEMKAB SBB LAUNCHING DAPUR SEHAT

0

MAKUBUBUI-Sebagai upaya pencegahan dan penurunan angak prevalensi stunting, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melaksanakan launching dapur sehat di Desa Makububui, Kecamatan Taniwel Timur, pada Selasa (16/07/2024).

Kegiatan ini dihadiri langsung Penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Achmad Jais Ely didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten SBB Anita Jais Ely serta bersama Sekretaris Kabupaten SBB Leverne A. Tuasuun, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten SBB Elsye K. Ursia, Camat Taniwel Timur, Forkopimcam Taniwel Timur dan anggota TP-PKK Tingkat Kecamatan Taniwel Timur.

Dalam sambutannya Ketua TP-PKK Kabupaten SBB menyampaikan, “Penurunan angka prevalensi stunting menjadi salah satu hal yang diprioritaskan di Kabupaten Seram Bagian Barat.”

“Intervensi percepatan penurunan stunting secara garis besar dilakukan melalui intervensi gizi spesifik dan intervensi sensitif yang difokuskan pada 1000 (seribu) hari pertama kehidupan (HPK). Intervensi gizi spesifik adalah intervensi yang berhubungan dengan peningkatan gizi dan kesehatan dan hal ini berhubungan erat dengan Dapur Sehat yang dilakukan pada hari ini,” lanjut Beliau.

“Dapur Sehat yang dilakukan di hari ini adalah bentuk aksi nyata dan menjadi salah satu solusi dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dengan adanya dapur sehat ini diharapkan terpenuhi gizi untuk anak terutama bagi anak stunting, ibu hamil/ibu menyusui dan keluarga beresiko stunting, “ lanjut Ketua TP-PKK SBB.

Mengakhiri sambutannya Ketua TP-PKK SBB menyampaikan, “Dibutuhkan koordinasi dan komitmen yang kuat dari berbagai pihak baik pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa maupun TP-PKK tingkat kecamatan maupun desa sehingga upaya bersama kita sesuai kebutuhan di bidang kesehatan, pangan gizi serta lingkungan dapat teratasi dengan baik.” (Diskominfo SBB)

 

PEMKAB SBB BERSAMA BPN LAUNCHING INTERVENSI RAWAN PANGAN

0

PIRU-Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Seram Bagian Barat (SBB) khususnya di Piru dan sekitarnya, maka Pemerintah Kabupaten SBB melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (BPN) dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku menggelar Gerakan Pangan Murah.

Giat bertajuk “Lauching penyerahan pangan secara simbolis kegiatan intervensi pengendalian kerawanan pangan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pencanangan B2SA goes to school” ini berlangsung di Gedung Hatutelu pada Senin (15/07/2024).

Leverne A. Tuasuun selaku Sekretaris Daerah (Sekda) SBB mewakili Pj. Bupati SBB hadir pada kegiatan ini sekaligus menerima kedatangan Dr. Sri Nuryanti, STP., M.P., selaku Direktur Pengendalian pangan dari BPN yang berkunjung langsung dari Jakarta.

Kedatangan sang direktur di Bumi Saka Mese Nusa adalah merupakan bentuk intervensi BPN dalam pengendalian kerawanan pangan melalui pemberian dukungan terhadap percepatan penghapusan kemiskinan ekstream dan pengentasan daerah rentan rawan pangan di Indonesia dalam bentuk bantuan pangan.

Sekda membuka Lauching penyerahan pangan secara simbolis kegiatan intervensi pengendalian kerawanan pangan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pencanangan B2SA goes to school, Senin (15/07/2024).

Dalam pernyataannya Sri Nuryanti menyampaikan, “Intervensi di tahun 2024 ini dilaksanakan di 8 Provinsi, 20 Kabupaten/Kota, 233 Desa dengan sasaran penerima bantuan yang berasal dari keluarga rawan pangan pada kelompok pengeluaran 10 persen terbawah dimana SBB terdapat 1.824 KK atau 32 persen dari total penerima di Maluku.”

“Bentuk bantuan berupa, protein hewani berupa kornet sapi dan ikan sarden, kemudian kacang hijau sebagai sumber protein nabati, bihun jagung sebagai sumber karbohidrat, sumber lemak berupa minyak goreng dan garam beryodium sebagai sumber mineral,” lanjut Direktur.

Ini kemudian disambut baik oleh Sekda yang dalam sambutannya menuturkan, “Harapan saya, lewat kegiatan kita dihari ini, kiranya dapat membantu mengurangi beban masyarakat kita akan kebutuhan pangan berkualitas dan murah sehingga mampu mengentaskan daerah rawan pangan dan memperkuat daerah tahan pangan.”

“Selain itu, lewat pencanangan B2SA goes to school yang kita gagas dihari ini dapat mempersiapkan generasi muda yang sehat dan tangguh lewat apa yang dia konsumsi, sehingga siap menyonsong hadirnya Indonesia emas pada 2045 mendatang,” ujar Sekda.

Kagiatan kemudian ditutup dengan pemukulan tifa dan foto bersama serta peninjauan pasar murah yang dibuka untuk masyarakat umum di depan Gedung Hatutelu, yang menjual berbagai bahan kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, tepung terigu dan masih banyak lainnya, dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. (Diskominfo SBB)

PEMKAB SBB GELAR RAKOR PIN VAKSINASI POLIO

0

PIRU-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Vaksinasi Polio pada Kamis (11/07/2024) di Aula Lantai 3 Kantor Bupati.

Kegiatan yang mengusung tema “Ciptakan Masyarakat Seram Bagian Barat Bebas Lumpuh Layu” ini, dibuka langsung oleh Penjabat Bupati SBB Achmad Jais Ely serta turut dihadiri oleh Perwakilan Forkopimda, Sekda SBB, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Para Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Desa Se-SBB dan Para Kepala Puskesmas.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah mensosisalisasikan dan menjalin koordinasi antara para pihak terkait mengenai rencana pelaksanaan Vaksinasi Polio yang akan secara serempak dilaksanakan mulai tanggal 23 Juli 2024 mendatang.

Vaksinasi ini akan berlangsung dalam dua kali tahapan pemberian dosis yakni, tahap pertama pada 23-29 juli dan kemudian disusul oleh tahap kedua pada 2-8 Agustus 2024 nanti.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk respon pemerintah pusat dalam menyikapi terjadinya beberapa kasus luar biasa penyebaran penyakit polio pada anak-anak yang meningkat pada 7 Provinsi di Indonesia, dan SBB sendiri masuk dalam salah satu kabupaten yang rentan terhadap penyebaran polio.

Dalam sambutan singkatnya Pj Bupati menyampaikan, “Ini adalah sebuah agenda berskala nasional yang harus memperoleh perhatian dari seluruh pihak, khususnya bagi para kepala desa untuk dapat membantu menyediakan data by name by address di desa masing-masing.”

“Juga bagi para kepala Puskesmas tolong diperhatikan, Data Balita yang belum terdata ada sekitar 15% oleh karenanya, datanya belum lengkap ini, agar segera melakukan pendataan sehingga target vaksinasi dapat dilaksanakan secara 100 persen,” lanjut beliau.

Menutup sambutannya Beliau berharap, “Ingat polio dapat menyebabkan cacat permanen, sehingga mari kita bergandeng tangan dan bekerja bersama-sama dengan serius dalam mensukseskan pelaksanaan vaksinasi polio ini, agar anak-anak kita sebagai penerus masa depan bangsa ini akan terlindungi dari penyakit ini.”